Pengikut

Sabtu, 15 Desember 2012

About little thing

Memahami itu lebih dewasa daripada mengerti. Aku mulai menyadari semua yang kita inginkan belum tentu akan menjadi apa yang kita butuhkan. Manusia itu memang tamak, dia selalu meminta tanpa dia tahu apa yang ia butuhkan. Ya, begitulah contoh jelek sifat manusia, begitu pula dengan aku. Aku memang bukan seorang yang mendekati malaikat, aku juga bukan seorang yang memiliki jiwa memikat. Aku terlahir menjadi seorang yang biasa, biasa dalam segala hal. Tapi, hingga kini aku sudah mampu memahami rasa bersyukur. Rasa yang selalu membuatku lebih menghargai nafasku, hidupku dan semua yang mencintaiku. Tuhan memang adil, Tuhan selalu memberi cobaan di saat aku embutuhkan itu. Dari itu aku bisa banyak belajar pengalaman hidup. Pengalaman hidup itu ada 2 katagori, yang berdampak positif dan berdampak negatif. Aku memiliki kedua aspek katagori tersebut, meskipun dalam penilaiannku banyak dampak negatif yang masih membelenggu di jiwaku dari pengalaman hidup itu.
Aku tahu, One day it will be so hurt for me, for me... aku menyadari dari awal, tetapi aku menikmati saat ini. Salahkah aku merindukan kebahagiaan yang lengkap ? Meskipun sekarang sampai saat ini aku juga merasakan kebahagiaan dari orang-orang terdekatku, ayahku, ibukku, adikku, yangti-yangtiku, mbahkung ku, temen-temenku, dan pacarku. Ya, mengapa aku selalu sensitif soal pacar ? Pacar itu masa kini apa masa depan sih ? Jawabannya tergantung pada kita memaknai hubungan itu seperti apa. Makna pacaran untuk jangka pendek kurasa  di rasakan di bangku smp atau sma, sekarng aku sudah kuliah. Aku mempunyai banyak mimpi, meskipun semenjak dari awal aku sudah bermimpi, tapi mimpiku semakin kesini semakin menjadi-jadi. Aku terkadang takut dengan mimpi yang ku ukir, sempat aku menangis sendiri tengah malam ketika aku benar- benar meresapi mimpi itu. Cukuuup indah di rasakan sekarang dan masa depan jika itu memang akan tetap sama hingga nanti, tapi ........................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar