Sajak
Untukmu ‘IBU’
Hati
memang menjadi tolak ukurnya
Sekejab
mata mampu siratkan rasa di dalamnya
Begitu
pula lisan…
Lisan
ini hanya wakil atas segala isi darinya
Memang
tak segampang itu aku ibaratkan
Begitu
besar yang tlah kau lakukan
Hingga
tak ada nian kata yang mampu mewakili rasa terimakasihku
Kau
memang cahaya dalam gelapku
Memberi
sinar ketulusan yang tak ku dapat dari insane lain
Menuntunku
menuju kecerahan dengan segala kelembutan daya dari tubuhmu
Aku
telah menjadi sesosok bocah karenamu
Yang
mengerti warna-warni dunia atas tuntunan darimu
Kau air
dalam setiap dahagaku
Mengalir
kasih sayang tulus yang akan selalu abadi tercurah untukku
Tak ada
damai sedamai senyumu
Tak ada
terang seterang tutur lembutmu
Kini
aku semakin mengerti
Kaulah
yang memang pantas membawa surge dibalik telapakmu
Terimakasih
IBU…
Jasa-jasa
tulusmu akan menjadi sinaran hati
Untuk
kehidupanku saat kini hingga nanti
Erika
Kurniawati S 06/12/2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar