Pengikut

Jumat, 14 Desember 2012

puisi


MIMPI

31-01-11
02-02-11
Kabut duka enggan beranjak pergi
camar-camarpun bersiul menertawakan kesendirian ini
sukmapun terbelenggu dibwah terik hati
nyiur semi hanya kan menjadi peluh mimpi
yang merasuk hanya gulita lirih merangkai hati
terpaan nada nada badai yang merangkul diri
menyudutkanku pada derita tak bertepi
sungguh gurindam syair yg mampu menemani ilustrasi ini
menyayat setiap lapis gundah yang tersakiti
mungkin ini..
Kisah mimpi dalam peraduan hidup dan mati..

Cipt : Erikung^_^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar