Pengikut

Jumat, 14 Desember 2012

puisi


Sembilu Hatiku

Aku mencoba menapaki terjal bukit sendiri
Mulai melupakan dua sayapku yang tak sempurna lagi
Kini hanya tinggal cambukan di sekujur tubuh
 mewarnai sembilu hati
Tak ada damai yang membalut dingin kesendirian ini
Senyumku hanya sebatas senyum
Yang hanya mengambang di bibir
Tak tercermin dari refleks lubuk hatiku
Menanti batas hidupku…
Walau itu tak pernah ku tahu
Yang ada tinggal rentetan peluh tangis
di setiap malam-malamku
Menunggu cahaya …
Lekas menyinari redup hatiku

Cipt : Erika kurniawati s
31/10/2010 6:36 p.m

Tidak ada komentar:

Posting Komentar